Terlibat Skandal Pengaturan Skor, Parma dijatuhi hukuman

0
129
Terlibat Skandal Pengaturan Skor, Parma dijatuhi hukuman
judi online

Kompetisi Serie A belum juga resmi bergulir, namun salah satu klub promosi, Parma sudah harus menerima hukuman. Hukuman tersebut berupa pengurangan lima poin akibat skandal pengaturan skor yang terjadi pada laga terakhir Serie B musim lalu. Parma sedikit beruntung mengingat bayang-bayang untuk turun kembali ke Serie B tidak benar-benar terjadi.

Kasus ini bermula saat pemain Parma, Emanuele Calaio mengirim pesan pada pemain lawan, Spezia yaitu Filippo De Col dan Claudio Terzi. Kedua klub yang berhadapan di laga terakhir Serie B yang sudah tidak berkepentingan apa-apa bagi Spezia, Calaio meminta untuk kedua mantan rekannya itu untuk tidak terlalu bermain serius. Alhasil Parma pun menang dengan skor 2-0 dan berhak otomatis lolos ke Serie A mengalahkan Frosinone dengan perolehan poin yang sama. Kedua pemain Spezia tersebut memang mebicarakan hal tersebut kepada CEO Spezia, Luigi Micheli.

Parma dan Calaio pun sempat mengajukan pembelaan dengan menyebut pesan tersebut hanya berupa candaan belaka. Namun FIGC selaku federasi tertinggi sepakbola di Italia tetap melakukan penyelidikan mengenai hal tersebut. Hukuman pengurangan lima poin bagi Parma terbilang cukup ringan mengingat sebelumnya Parma dibayang-bayang akan turun kembali ke Serie B. Sedangkan bagi Calaio sendiri yang terlibat dalam kasus ini dijatuhi hukuman dua tahun tidak boleh berkarir di sepakbola. Hal ini bisa menjadikan Calaio untuk pensiun lebih cepat mengingat saat ini dirinya sudah berusia 36 tahun, dan dua tahun lagi akan berusia 38 tahun. Meski begitu, baik Parma maupun Calaio bersiap untuk melakukan banding atas hukuman yang menimpanya.

Hukuman ini menjadi pukulan telak bagi kompetisi Italia dan Parma sendiri. Italia sebelumnya pernah terjadi kasus yang sama hingga menyebabkan klub raksasa Juventus harus turun kasta ke Serie B. Lama tak muncul barulah kejadian ini terulang kembali sekaligus menambah noda hitam kompetisi tersebut. Sedangkan bagi Parma sendiri mencoreng semangat para pemainnya, pasalnya klub yang dinyatakan bangkrut pada Maret 2015 ini harus mengulang kembali ke Serie D pada tahun 2015-2016, dan selama tiga musim berturut selalu berhasil naik promosi ke kasta yang lebih tinggi.

judi bola