Pasif di Bursa Transfer, Mourinho Lempar Sindiran Untuk Petinggi MU

0
49
Pasif di Bursa Transfer, Mourinho Lempar Sindiran Untuk Petinggi MU
judi online

Juru taktik Manchester United, Jose Mourinho menyebut kalau sekarang ini manajer tim harusnya lebih tepat disebut sebagai pelatih kepala. Sebuah pernyataan yang menggambarkan hal itu tidaklah lain Mourinho lemparkan sebagai sebuah sindiran untuk para petinggi Manchester United.

Sindiran tersebut dilemparkan Mourinho lantaran klub yang diasuhnya gagal untuk menarik pemain-pemain anyar yang jadi incaran ketika waktu-waktu terakhir bursa transfer musim panas. Hal tersebut begitu disesalkan oleh Mpurinho.

Pada bursa transfer musim panas kali ini memang MU terkesan pasif. Mereka hanya baru belanja Fred, Diogo Dalot dan juga kiper Lee Grant saja. Diantara ketiga pemain anyar tersebut, diperkirakan hanya Fred saja yang bakal dapat menembus skuad utama MU pada musim baru.

MU memulai musim baru dengan beberapa permasalah pada persiapannya. Mengingat bahwa beberapa pemain pilar MU melakoni latihan yang terlambat lantaran mereka yang masih diberikan waktu libur pasca membela timnas masing-masing di Piala Dunia 2018. kendati memang persiapan di awal musim MU sedikit berantakan, skuad asuhan Mourinho itu baru saja merengkuh kemenangan atas Leicester City dalam pertandingan perdana di  Liga Inggris musim 2018/2019 dini hari WIB tadi.

Penting bagi Mourinho jelasnya untuk meraih hasil yang menggembirakan di setiap laga. “Penting untuk meraih kemenangan dan bermain dengan baik, kita bermain baik dalam beberapa kesempatan melawan tim yang bagus, yang berinvestasi lebih dari kita. Kita harus terbiasa dengan tim yang punya pemain dengan kualitas yang sama dengan yang kita punya” papar Mourinho, seperti yang diwartakan oleh Skysports.

Lebih lanjut, Mourinho juga menyebut kalau musim ini ia tidak mendapatkan apa yang jadi harapannya soal belanja pemain di bursa transfer. Kendati sudah mendatangkan 3 pemain anyar, Mourinho menilai skuadnya masih kurang mengalami pembaruan yang signifikan dari musim kemarin. Ia pun melontarkan sindiran untuk petinggi The Red Devils.

“Setiap tim adalah yang bagus, lupakan nama, lupakan sejarah, lupakan seragam. Ini bakal jadi musim yang susah untuk kita semuanya. Bukan cuman kita saja. Saya punya rencana selama berbulan-bulan dan kenyataannya saya mengalami situasi yang tidak saya harapkan saat bursa (transfer) ditutup. Ini terakhir kalinya saya bicara hal ini. Setelah selesai, bursa transfer sudah ditutup, dan itulah manajemen sepakbola. Saya rasa sepak bola sudah berubah dan manajer harusnya disebut pelatih kepala” ungkapnya.

judi bola