Jangan Anggap Remeh Swedia, Inggris!

0
14
judi online

Delapan tim sudah memastikan akan berlaga di babak Perempat-final Sabtu 7 Juli dan Minggu 8 Juli besok. Tim-tim besar akan saling berhadapan untuk mengamankan tiket ke Semifinal. Diantara delapan tim tersebut, Swedia merupakan salah satu yang tidak dijagokan untuk melaju ke Semifinal bahkan hingga Final. Hal tersebut sangat beralasan mengingat materi pemain yang dimiliki pelatih Janne Andersson masih kalah bila dibandingkan para pemain seperti Perancis, Brazil, ataupun Inggris yang akan dihadapinya nanti. Tetapi keberhasilannya melaju hingga saat ini membuktikan bahwa Swedia tidak bisa dianggap remeh bagi tiap lawannya.

Sejak fase kualifikasi sebenarnya Swedia telah menunjukkan bahwa mereka tidak bisa dianggap remeh. Tergabung dengan negara langganan Piala Dunia, Perancis dan Belanda dalam Grup A kualifikasi Zona Eropa, membuat kans Swedia lolos ke Rusia cukup sulit.

Namun hasilnya dalam 10 pertandingan mereka sukses finish sebagai Runner-up dibawah Perancis. Bahkan dalam 10 pertandingan tersebut, salah satunya mereka sukses mengalahkan Perancis 2-1. Tak sampai disitu, perjuangan mereka berlanjut hingga ke babak Play-off yang lagi-lagi melawan tim besar, Italia. Tak banyak yang menjagokan, ternyata diluar dugaan mereka menang dengan agregat 1-0 sekaligus memastikan satu tempat di Rusia.

Fase selanjutnya yaitu di babak grup, mereka tergabung dengan Meksiko, Jerman, dan Korea Selatan. Sekali lagi mereka bukan favorit di grup ini, namun diluar dugaan Emil Forsberg dan kawan-kawan keluar sebagi juara grup. Mereka mampu menang melawan Korea Selatan 0-1 dan Meksiko dengan skor meyakinkan 3-0. Sayangnya mereka hanya kalah tipis 2-1 melalui gol telat Toni Kroos.

Hal tersebut jelas bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh oleh Inggris. Swedia bermain kolektif dengan kegigihannya dalam bermain ofensif. Swedia bermain rapat dengan cara bertahan yang sangat ketat. Tentu ini akan menyulitkan para pemain Inggris yang hingga kini masih memiliki problem dalam mencetak gol dalam situasi open play.

Emil Forsberg menjadi kunci serangan balik mematikan yang dapat digunakan Swedia. Terlebih lagi ia kini dalam performa apik setelah ia mencetak 1 gol melawan Swiss kemarin

Bukan tidak mungkin Swedia mampu lolos melewati Inggris dan bahkan menembus partai Final. Motivasi ini tentu jelas seperti pada tahun 1958 dimana Swedia berhasil menembus Final, namun sayang mereka hanya keluar sebagai Runner-up.

judi bola