Ini Momen Terberat Defia Rosmaniar Sebelum Sebet Emas Asian Games 2018

0
135
Ini Momen Terberat Defia Rosmaniar Sebelum Sebet Emas Asian Games 2018
judi online

Peraih medali emas pertama untuk Indonesia dalam gelaran Asian Games 2018, Defia Rosmaniar ternyata memiliki momen terberat yang harus dilaluinya selama mempersiapkan pertandingan. Diakui oleh Defia kalau pemusatan latihan di Korea Selatan menjadi sebuah ujian yang begitu besar untuknya sebelum kemarin di final taekwondo nomor tunggal putri poomsae sukses meraih kemenangan dan membawa pulang medali emas untuk Indonesia.

Defia menjadi yang terbaik di nomor tersebut pasca mengalahkan atlet taekwondo asal Iran, Marjan Salahshouri. Turut disaksikan oleh presiden RI Joko Widodo, Defia menang meyakinkan denga perolehan poin 8.690 – 8.470 atas wakil Iran.

Menariknya, kemenangan Defia ini menjadi kali pertamanya untuk cabang olahraga taekwondo Indonesia meraih emas di Asian Games sepanjang keikutsertaannya di pesta olahraga terbesar kedua dunia ini. Defia menyebut kalau emas yang berhasil ia raih di nomor individual poomsae putri ini merupakan kado atas kerja keras serta pengorbanan yang ia lakukan dalam masa persiaoan. Jelas saja usaha kerasanya dalam masa persiapan kini terbayar lunas, yang mana ia sempat berada pada masa dibawah tekanan untuk memberikan hasil yang terbaik.

Pada masa persiapan, Defina harus melakoni masa pemusatan latihan di Korea Selatan. Hal ini membuatnya harus jauh dari keluarga dalam waktu yang tidaklah sebentar. Ia mulai terbang ke Korea untuk melakukan pemusatan latihan sejak Maret 2018 yang lalu hingga Juli 2018.

“Tidak bersama keluarga dalam jangka waktu yang lama memberikan beban tersendiri untuk saya. Itu yang saya rasakan, dan mungkin semua atlet taekwondo yang melakukan pemusatan latihan di Korea Selatan (juga merasakan hal yang sama)” ungkap Defia.

Kala itu untuk mempersiapkan Asian Games 2018, setidaknya ada sebanyak 9 atlet pelatnas taekwondo dari nomor poomsae yang diberangkatkan ke Gachon University guna melakoni pematangan latihan terpusat. Alhasil, apa yang telah diperjuangkan oleh Defia untuk menahan tekanan demi tekanan dalam persiapan Asian Games dapat dibayar dengan membanggakan. Defia menjadi membuka raihan emas untuk Indonesia. Selain Defia, Indonesia juga telah meraih medali perak dari cabang olahraga wushu atas nama Edgar Xavier.

judi bola