Golden Glove Atau Kiper Terbaik, Siapa Berpeluang Meraihnya?

0
71
Golden Glove Atau Kiper Terbaik, Siapa Berpeluang Meraihnya?
judi online

Selama Piala Dunia 2018, sudah banyak penjaga gawang yang tampil mengesankan dengan penyelamatan-penyelamatannya hingga gawang yang dijaganya aman dari kebobolan. Selain penghargaan untuk pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak, kiper atau penjaga gawang juga tak ketinggalan bernama Golden Glove. Lalu siapa saja penjaga gawang yang berpeluang meraih penghargaan ini?

1. Jordan Pickford – Inggris

Pickford menjadi salah satu yang berpeluang meraih gelar ini. Meski baru berusia 24 tahun, performa Pickford di lini pertahanan Inggris terbilang cukup memuaskan. Beberapa kali penyelamatan akrobatik ditampilkan kiper Everton ini. Salah satu yang terbaik yaitu ketika Pickford berhasil menepis tendangan penalti Carlos Bacca dan membantu Inggris untuk lolos ke babak Perempat-final.

2. Danijel Subasic – Kroasia

Kiper berusia 33 tahun ini merupakan salah satu faktor Kroasia menembus Final Piala Dunia kali ini. Total empat kali tendangan penalti berhasil ia gagalkan sepanjang turnamen, pasalnya Kroasia memang harus beradu penalti saat melawan Denmark dan Rusia. Dari lima partai yang sudah dijalani, Subasic kebobolan empat gol dan dua kali mencatatkan cleansheet. Selain itu jika negaranya mampu meraih trofi Piala Dunia, peluang Subasic meraih penghargaan ini semakin terbuka lebar.

3. Thibaut Courtois – Belgia

Jika melihat statistik, Courtois menjadi kiper yang paling banyak menciptakan penyelamatan mencapai 20 lebih. Penampilan terbaiknya tentu saja saat mengalahkan Brasil di babak Perempat-final. Saat itu Courtois berhasil membendung serangan Brasil oleh Neymar, Gabriel Jesus, dan Coutinho. Selain itu, umpan-umpannya membantu awal serangan dari Belgia. Tidak seperti Subasic, Courtois belum pernah menghadapi sekalipun tendangan penalti.

4. Hugo Lloris – Perancis

Bermain dalam lima pertandingan, Lloris sudah kebobolan empat gol dan mencatatkan tiga kali cleansheet. Memang saat melawan Argentina ia kebobolan cukup banyak yaitu tiga gol, namun setelahnya dua laga setelahnya ia membuat gawangnya aman dari kebobolan saat melawan Uruguay dan Belgia. Jika ia berhasil penghargaan tersebut, itu akan menjadi kiper kedua Perancis yang mampu menyabetnya setelah Fabian Barthez.

Penghargaan ini baru dimulai pada tahun 1994 dan sudah menghasilkan enam kiper berbeda yang meraihnya. Diantaranya ada nama-nama besar seperti Gianluigi Buffon, Iker Casillas, dan Manuel Neuer.

judi bola